{"id":4445,"date":"2023-08-14T15:50:04","date_gmt":"2023-08-14T08:50:04","guid":{"rendered":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/?p=4445"},"modified":"2024-01-29T16:35:24","modified_gmt":"2024-01-29T09:35:24","slug":"mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/","title":{"rendered":"Mengenal Kode Serialisasi, Kode Unik yang Sering Digunakan pada Obat dan Makanan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam industri farmasi dan makanan, keamanan produk adalah hal yang sangat penting. Sebab, banyak sekali beredar produk palsu atau produk yang dapat membahayakan pihak konsumen. Untuk mengatasi masalah ini, salah satu solusinya adalah kode serialisasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Solusi ini telah diadopsi dan diterapkan oleh banyak perusahaan di seluruh dunia, bahkan diatur penggunaannya secara resmi melalui regulasi seperti peraturan perundang-undangan. Jadi, ketahui apa itu kode serialisasi, kegunaan, hingga metode penerapannya di sini.<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Itu Kode Serialisasi?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara sederhana, kode serialisasi adalah metode identifikasi unik yang diterapkan pada setiap unit produk dalam bentuk angka, huruf, atau kombinasi antara keduanya. Jadi, setiap produk akan memiliki kode yang berbeda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuannya adalah untuk membantu melacak perjalanan produk dari awal produksi hingga sampai ke tangan konsumen. Biasanya, kode ini dapat diakses dan dianalisis melalui teknologi khusus yang memudahkan pengawasan dan pengendalian kualitas produk.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara lebih rinci, definisi terkait kode serialisasi juga dimuat dalam Peraturan BPOM No. 33 Tahun 2018 tentang Penerapan 2D <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Barcode <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam Pengawasan Obat dan Makanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut peraturan tersebut, serialisasi merupakan kode unik yang diterapkan pada berbagai produk seperti obat farmasi, kosmetik, dan bahan makanan, baik pada kemasan primer, sekunder, atau tersier, yang berhubungan langsung dengan data dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) selaku pihak regulator.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penerapan kode serialisasi menjadi penting di Indonesia dan negara-negara lainnya di seluruh dunia, karena adanya masalah obat palsu yang menjadi perhatian serius. Berikut ini beberapa alasan mengapa penerapan kode serialisasi itu sangat penting:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 10% dari obat yang beredar di seluruh dunia adalah palsu, dan angka ini bahkan dapat mencapai 50% di beberapa negara.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan yang lebih mengkhawatirkan, 16% dari obat palsu yang beredar mengandung bahan-bahan yang salah, sedangkan 17% lainnya memiliki kadar bahan yang tidak sesuai dengan standar yang seharusnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, dengan menerapkan sistem 2D <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">barcode <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau serialisasi pada produk, diharapkan dapat mengurangi kasus pemalsuan obat tersebut. Bahkan beberapa negara sudah menerapkan regulasi yang mewajibkan perusahaan untuk menggunakan kode ini ini agar produk mereka dapat dijual di pasar, termasuk Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, beberapa jenis industri lain juga ada yang telah menggunakan sistem 2D <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">barcode<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk melacak produknya, seperti industri elektronik, rokok elektronik, minuman keras, dan lain sebagainya. Bedanya, penerapan pada jenis industri tersebut tidak wajib secara hukum.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengoptimalkan-proses-inspeksi-dan-pelacakan-produk-dengan-printer-coding-and-marking\/\"><strong>Baca Juga: Mengoptimalkan proses inspeksi dan pelacakan produk dengan printer coding and marking\u00a0<\/strong><\/a><\/p>\n<h2><b>Apa Kegunaannya pada Bidang Farmasi dan Makanan?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, apa saja kegunaan dari kode serialisasi seperti sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">barcode<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dua dimensi (2D <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Barcode<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) pada bidang farmasi dan makanan? Berikut ini beberapa di antaranya:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Keamanan Produk\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kode serialisasi membantu memastikan bahwa produk yang beredar adalah produk asli dan bukan barang palsu. Hal ini membantu melindungi konsumen dari risiko menggunakan produk yang tidak layak konsumsi.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Perlindungan Merek<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kode serialisasi juga dapat membantu melindungi merek atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> suatu produk dari tindak pemalsuan. Sebab dengan adanya kode unik yang sulit dipalsukan, perusahaan dapat memastikan produknya sulit ditiru oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Pelacakan dan Identifikasi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan adanya kode unik pada setiap unit produk, perusahaan dapat melacak produk dari tahap produksi, distribusi, hingga ke penjualan. Jika terjadi masalah, pelacakan ini dapat mempermudah produsen menemukan sumber masalah dan mengambil langkah-langkah perbaikan.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Penanganan Produk Tercemar<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kasus produk makanan atau obat yang tercemar, kode serialisasi memungkinkan identifikasi produk yang terkena dampak dengan cepat sehingga perusahaan dapat melakukan tindakan pencegahan.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Kepatuhan Regulasi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak negara menerapkan regulasi yang ketat terkait keamanan produk. Penggunaan kode serialisasi ini membantu perusahaan memenuhi persyaratan regulasi sehingga meminimalkan risiko sanksi atau tindakan hukum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara keseluruhan, penerapan kode serialisasi dengan tepat sesuai regulasi yang berlaku bisa membantu meningkatkan kepercayaan konsumen, melindungi produk atau merek produsen, serta memastikan produk yang dijual tetap original dan berkualitas tinggi hingga sampai ke tangan konsumen.<\/span><\/p>\n<h2><b>Metode Penerapan Kode Serialisasi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, penerapan kode serialisasi pada pengemasan produk, khususnya dalam bidang farmasi dan makanan, menggunakan dua metode utama yang dikenal sebagai sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">barcode <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dua dimensi (2D <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Barcode<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesuai namanya, 2D <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Barcode <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah suatu representasi grafis dari informasi atau data digital dalam format dua dimensi yang memiliki kapasitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">decoding <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tinggi, sehingga dapat dengan mudah dibaca oleh alat optik yang digunakan untuk identifikasi, penjejakan, dan pelacakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Peraturan BPOM No. 33 Tahun 2018, kode serialisasi 2D <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Barcode <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di Indonesia diterapkan melalui dua metode sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<h3><b>Metode Otentifikasi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode otentifikasi adalah metode yang digunakan untuk menelusuri dan memverifikasi legalitas produk, termasuk nomor <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">batch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, tanggal kadaluarsa, dan nomor serial produk obat dan makanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penerapan 2D <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Barcode <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">melalui metode otentifikasi bisa diterbitkan oleh pihak regulator yaitu Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), maupun diterbitkan langsung oleh pelaku usaha secara mandiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baik yang diterbitkan BPOM maupun pelaku usaha, semuanya perlu menggunakan QR <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">code <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang dapat dibaca oleh aplikasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">track and trace<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> BPOM sesuai Peraturan BPOM No. 33 Tahun 2018 pasal 5. Dalam hal ini, perusahaan wajib melaporkan penggunaan dan peredaran 2D <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Barcode <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada setiap titik dalam rantai pasokan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkait penggunaannya, metode otentifikasi ini berlaku untuk obat-obatan golongan keras, narkotika dan psikotropika, serta produk biologi. Selain itu, metode ini juga bisa diterapkan pada golongan obat bebas dan bebas terbatas tertentu serta produk pangan olahan berupa pangan diet sesuai dengan ketetapan dari kepala BPOM.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun isi informasi dari 2D <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Barcode <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada metode otentifikasi mencakup nomor izin edar atau nomor identitas produk internasional, nomor <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">batch <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau kode produksi, masa berlaku, serta kode serialisasi.<\/span><\/p>\n<h3><b>Metode Identifikasi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode penerapan kode serialisasi selanjutnya adalah melalui identifikasi. Identifikasi dilakukan dengan cara memverifikasi legalitas produk berdasarkan izin edar. Secara lebih spesifik, metode identifikasi ini diterbitkan melalui izin edar secara elektronik dalam bentuk QR <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Code<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam penggunaannya, metode identifikasi berlaku untuk produk obat tradisional, obat golongan bebas, obat golongan bebas terbatas, suplemen kesehatan, produk kosmetik, dan produk pangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, isian informasi 2D <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Barcode <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada metode identifikasi wajib mencakup nomor izin edar (NIE). Di dalamnya juga ada informasi akhir masa berlaku NIE tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, berbeda dengan metode otentifikasi, pada metode ini tidak diperlukan pelaporan terkait penggunaan 2D <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Barcode<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> oleh pihak perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apapun metode penerapannya, kode serialisasi 2D <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Barcode<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> wajib ditempatkan pada kemasan produk obat-obatan maupun makanan. Untuk informasi lebih lanjut, baca juga: <\/span><a href=\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/bagaimana-cara-menentukan-tanggal-kadaluarsa-pada-obat\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana Cara Menentukan Tanggal Kadaluarsa pada Obat?<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, dibutuhkan alat yang mampu mencetak QR <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Code<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> secara akurat dan jelas agar bisa terbaca oleh alat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tracing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau aplikasi BPOM. Sebagai solusi, Anda selaku pihak produsen dapat memilih <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Continuous Inkjet Printer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari DSI.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Continuous Inkjet Printer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (CIJ) adalah jenis printer yang menggunakan jenis tinta cair untuk mencetak informasi atau variabel data secara akurat dan konsisten.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk informasi lebih lengkap tentang printer, baca juga: <\/span><a href=\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/continuous-inkjet-printer\/definisi-dan-jenis-continuous-inkjet-printer\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Continuous Inkjet Printer (CIJ): Definisi dan Jenis-Jenis<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Anda bisa lihat daftar lengkap Linx Continuous Inkjet Printer <\/span><a href=\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/produk\/continuous-inkjet-printer\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">di sini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam industri farmasi dan makanan, keamanan produk adalah hal yang sangat penting. Sebab, banyak sekali beredar produk palsu atau produk yang dapat membahayakan pihak konsumen. Untuk mengatasi masalah ini, salah satu solusinya adalah kode serialisasi. Solusi ini telah diadopsi dan diterapkan oleh banyak perusahaan di seluruh dunia, bahkan diatur penggunaannya secara resmi melalui regulasi seperti peraturan perundang-undangan. Jadi, ketahui apa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":4446,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_joinchat":[]},"categories":[142],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.2.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Kode Serialisasi, Kode Unik yang Sering Digunakan pada Obat dan Makanan - Dynamic Synergy International<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ketahui apa itu kode serialisasi dan bagaimana metode penerapannya menurut regulasi BPOM berikut ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Kode Serialisasi, Kode Unik yang Sering Digunakan pada Obat dan Makanan - Dynamic Synergy International\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketahui apa itu kode serialisasi dan bagaimana metode penerapannya menurut regulasi BPOM berikut ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Dynamic Synergy International\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-08-14T08:50:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-01-29T09:35:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/pharmacist-checking-medicines-drugstore-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1703\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Macklin Tan\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Macklin Tan\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Macklin Tan\",\"@id\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/#\/schema\/person\/d20db3d8e158311703d1393bd0714af3\"},\"headline\":\"Mengenal Kode Serialisasi, Kode Unik yang Sering Digunakan pada Obat dan Makanan\",\"datePublished\":\"2023-08-14T08:50:04+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-29T09:35:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/\"},\"wordCount\":1076,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Artikel dan Berita\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/\",\"url\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/\",\"name\":\"Mengenal Kode Serialisasi, Kode Unik yang Sering Digunakan pada Obat dan Makanan - Dynamic Synergy International\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-08-14T08:50:04+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-29T09:35:24+00:00\",\"description\":\"Ketahui apa itu kode serialisasi dan bagaimana metode penerapannya menurut regulasi BPOM berikut ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Kode Serialisasi, Kode Unik yang Sering Digunakan pada Obat dan Makanan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/\",\"name\":\"Dynamic Synergy International\",\"description\":\"Linx Continuous Inkjet Printer Distributor\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/#organization\",\"name\":\"Dynamic Synergy International\",\"url\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/logo-dsi-tagline-horizontal-2-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/logo-dsi-tagline-horizontal-2-1.png\",\"width\":554,\"height\":70,\"caption\":\"Dynamic Synergy International\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/#\/schema\/person\/d20db3d8e158311703d1393bd0714af3\",\"name\":\"Macklin Tan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3c65073e2e159a5e29f7a2828652e782?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3c65073e2e159a5e29f7a2828652e782?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Macklin Tan\"},\"url\":\"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/author\/macklintan\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Kode Serialisasi, Kode Unik yang Sering Digunakan pada Obat dan Makanan - Dynamic Synergy International","description":"Ketahui apa itu kode serialisasi dan bagaimana metode penerapannya menurut regulasi BPOM berikut ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Kode Serialisasi, Kode Unik yang Sering Digunakan pada Obat dan Makanan - Dynamic Synergy International","og_description":"Ketahui apa itu kode serialisasi dan bagaimana metode penerapannya menurut regulasi BPOM berikut ini.","og_url":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/","og_site_name":"Dynamic Synergy International","article_published_time":"2023-08-14T08:50:04+00:00","article_modified_time":"2024-01-29T09:35:24+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1703,"url":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/pharmacist-checking-medicines-drugstore-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Macklin Tan","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Macklin Tan","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/"},"author":{"name":"Macklin Tan","@id":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/#\/schema\/person\/d20db3d8e158311703d1393bd0714af3"},"headline":"Mengenal Kode Serialisasi, Kode Unik yang Sering Digunakan pada Obat dan Makanan","datePublished":"2023-08-14T08:50:04+00:00","dateModified":"2024-01-29T09:35:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/"},"wordCount":1076,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/#organization"},"articleSection":["Artikel dan Berita"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/","url":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/","name":"Mengenal Kode Serialisasi, Kode Unik yang Sering Digunakan pada Obat dan Makanan - Dynamic Synergy International","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/#website"},"datePublished":"2023-08-14T08:50:04+00:00","dateModified":"2024-01-29T09:35:24+00:00","description":"Ketahui apa itu kode serialisasi dan bagaimana metode penerapannya menurut regulasi BPOM berikut ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/artikel-dan-berita\/mengenal-kode-serialisasi-kode-unik-yang-sering-digunakan-pada-obat-dan-makanan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Kode Serialisasi, Kode Unik yang Sering Digunakan pada Obat dan Makanan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/#website","url":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/","name":"Dynamic Synergy International","description":"Linx Continuous Inkjet Printer Distributor","publisher":{"@id":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/#organization","name":"Dynamic Synergy International","url":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/logo-dsi-tagline-horizontal-2-1.png","contentUrl":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/logo-dsi-tagline-horizontal-2-1.png","width":554,"height":70,"caption":"Dynamic Synergy International"},"image":{"@id":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/#\/schema\/person\/d20db3d8e158311703d1393bd0714af3","name":"Macklin Tan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3c65073e2e159a5e29f7a2828652e782?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3c65073e2e159a5e29f7a2828652e782?s=96&d=mm&r=g","caption":"Macklin Tan"},"url":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/author\/macklintan\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4445"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4445"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4445\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4605,"href":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4445\/revisions\/4605"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4446"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4445"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4445"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dsi-printer.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4445"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}