Salah satu masalah yang umum dialami oleh produksi di percetakan industri adalah adanya downtime. Kondisi tersebut kemudian menyebabkan kerugian bagi industri.
Alasannya karena produktivitas dan pendapatan yang menghilang, serta risiko adanya biaya tambahan. Untuk itu diperlukan cara mengurangi downtime produksi. Apa saja cara yang dimaksud? Berikut informasinya untuk Anda.
Apa Itu Downtime Produksi dalam Pencetakan Industri?
Sebelum menuju cara mengurangi downtime produksi, ada baiknya Anda memahami terlebih dahulu apa itu downtime produksi. Jadi downtime produksi merupakan kondisi saat peralatan, mesin, ataupun lini produksi berhenti beroperasi. Penyebabnya macam-macam, bisa karena kerusakan mesin atau kesalahan manusia.
Mengapa Downtime Produksi Penting dalam Pencetakan Industri?
Berdasarkan pengalaman kami, kondisi downtime yang tidak direncanakan tidak bisa dibiarkan karena bisa menyebabkan berbagai konsekuensi cukup serius. Beberapa di antaranya yakni:
- Menurunnya reputasi karena perusahaan tidak bisa memenuhi tenggat waktu pengerjaan sehingga kepercayaan pelanggan akan menurun
- Sumber daya lebih boros karena fasilitas produksi dan tenaga kerja tidak produktif selama masa downtime
- Kerusakan mesin yang sudah parah membutuhkan biaya perbaikan atau bahkan penggantian yang amat tinggi
Apa Penyebab Downtime Produksi dalam Pencetakan Industri?
Terdapat dua jenis penyebab terjadinya downtime yaitu planned downtime dan unplanned downtime.
Untuk planned downtime artinya penghentian dilakukan secara terencana. Seperti karena harus adanya pergantian shift atau perawatan rutin.
Sementara itu untuk unplanned downtime adalah saat penghentian terjadi secara mendadak karena mesin yang rusak atau pemadaman listrik.
Faktor yang Memengaruhi Downtime Produksi
Dalam dunia percetakan terdapat berbagai downtime produksi yang akhirnya memengaruhi industri secara keseluruhan. Berikut beberapa di antaranya:
-
Pembersihan dan Perawatan Printhead
Printhead merupakan salah satu komponen penting dalam proses pencetakan karena berfungsi mengeluarkan tinta melalui nozzle. Agar kinerjanya tetap optimal, printhead harus dibersihkan dan dirawat secara berkala.
Proses pembersihan membutuhkan waktu sehingga dapat menghentikan sementara aktivitas pencetakan.
Proses printhead cleaning ini penting untuk mengatasi nozzle yang tersumbat dan dapat berlangsung beberapa menit. Bahkan lebih lama apabila diperlukan proses pembersihan lanjutan.
-
Penumpukan Tinta dan Penyumbatan Nozzle
Penumpukan tinta yang terjadi pada printhead atau penyumbatan nozzle dapat menghambat proses pencetakan.
Kondisi ini kemudian menyebabkan hasil cetak memiliki garis, bagian yang hilang, atau warna yang tidak merata.
Untuk mengatasinya, operator biasanya perlu melakukan nozzle check dan printhead cleaning sebelum printer kembali digunakan secara normal.
-
Start-Up dan Shutdown Printer
Proses startup dan shutdown juga memengaruhi waktu operasional printer. Pada printer industri, prosedur mematikan mesin dengan benar sangat penting agar tinta tidak mengering atau menyumbat bagian tertentu pada printhead.
Shutdown yang tidak dilakukan dengan benar akan menyebabkan tinta mengering pada nozzle dan gutter sehingga printer membutuhkan proses pembersihan dan pemulihan sebelum dapat digunakan kembali.
-
Lingkungan Produksi
Temperatur, kelembaban, debu, serta kondisi udara di area produksi perlu Anda perhatikan karena dapat memengaruhi sistem printer dan kualitas pencetakan.
Perubahan temperatur serta lingkungan pabrik yang berdebu atau lembap dapat menyebabkan downtime yang tidak direncanakan dan menurunkan performa printer.
-
Desain dan Teknologi Printer
Printer dengan fitur otomatis, sistem pemeriksaan nozzle, dan teknologi maintenance yang lebih praktis dapat membantu mengurangi intervensi manual dan mempercepat proses pemeliharaan.
Fitur seperti pemeriksaan nozzle otomatis dan pembersihan otomatis juga dapat membantu mendeteksi serta menangani masalah nozzle sebelum mengganggu kualitas hasil cetak.
Baca Juga: Fitur Traversing Inkjet Marking Machine untuk Industri
Bagaimana Mengurangi Downtime Produksi dalam Pencetakan Industri?
Cara mengurangi downtime produksi dapat dilakukan dengan mengidentifikasi penyebab mesin berhenti. Kemudian menerapkan preventive maintenance, monitoring kondisi printer, dan memilih teknologi yang mendukung operasional berkelanjutan.
Downtime sendiri masuk ke dalam availability Loss, baik yang berasal dari penghentian terencana maupun tidak terencana.
Pada pencetakan industri, salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah mengurangi frekuensi cleaning manual dan mencegah masalah nozzle sebelum mengganggu produksi.
Teknologi seperti nozzle redundancy dan sistem cleaning yang lebih efisien dapat membantu mengurangi intervensi manual serta downtime.
Bagaimana Durabilitas Printhead Membantu Mengurangi Downtime Produksi?
Durabilitas printhead berpengaruh terhadap kontinuitas produksi karena printhead yang memiliki umur pakai lebih panjang dapat mengurangi frekuensi penggantian, pemeriksaan, dan perbaikan komponen.
Umur printhead dapat berpengaruh secara langsung terhadap biaya operasional, jadwal maintenance, dan kebutuhan penggantian komponen.
Printhead yang bertahan lama juga bisa mengurangi waktu yang diperlukan untuk diagnosis dan maintenance akibat print head yang telah mencapai akhir masa pakainya.
Bagaimana Perawatan Printhead Membantu Menjaga Kelancaran Produksi?
Perawatan printhead membantu menjaga nozzle tetap dalam kondisi optimal sehingga kualitas cetak dapat dipertahankan dan masalah pencetakan dapat ditangani sebelum berkembang menjadi gangguan produksi.
Nozzle check sangat penting untuk mendeteksi nozzle yang tersumbat serta melakukan head cleaning ketika ditemukan area cetak yang hilang, samar, atau tidak sempurna.
Manfaat Mengurangi Downtime Produksi dalam Pencetakan Industri
Mengurangi downtime memberikan dampak secara langsung terhadap ketersediaan mesin dan waktu produksi, selain itu ada beberapa manfaat lain seperti:
- Meningkatkan produktivitas
- Mengurangi waktu produksi yang terbuang
- Mengurangi biaya operasional
- Menjaga konsistensi kualitas cetak
- Meningkatkan kelancaran produksi
Lihat daftar lengkap printer thermal inkjet di sini.
Frequently Asked Questions (FAQ)
-
Bagaimana Cara Mengurangi Downtime Produksi pada Printer Industri?
Melakukan preventive maintenance, pemantauan kondisi print head dan nozzle, menjaga lingkungan produksi, menggunakan tinta berdasarkan spesifikasi, serta memilih printer dengan teknologi monitoring dan maintenance otomatis.
-
Apakah Cleaning Printhead Dapat Menyebabkan Downtime?
Ya. Cleaning membutuhkan penghentian sementara pada proses pencetakan.
-
Apa Hubungan Durabilitas Printhead dengan Kelancaran Produksi?
Printhead dengan durabilitas yang baik dapat membantu mengurangi frekuensi penggantian komponen dan gangguan selama operasional.
